Pemakaman Warga Meninggal Dunia Terpapar Covid di Kalurahan Parangtritis

Administrator 02 Februari 2021 21:16:43 WIB

Parangtritis, 02 Februari 2021. Dua orang warga terpapar virus Covid-19 di wilayah Kalurahan Parangtritis meninggal dunia atau nama Sumarni, 44 tahun dan H. Miswari 75 tahun warga padukuhan Kretek. Sesuai anjuran pemerintah dan pihak rumah sakit, pemakaman dan rukti jenazah dilakukan secara protokol kesehatan. Adanya laporan dan surat yang diterima pemerintah Kalurahan Parangtritis mengenai hal tersebut, Topo selaku lurah Parangtritis dan ketua Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalurahan Parangtritis langsung melakukan tindakan. Koordinasi dilakukan diawali dengan mengerahkan dan mengumpulkan relawan Parangtritis untuk melakukan giat pemakaman jenazah secara protokol kesehatan. Apel bersama dilakukan di halaman kantor Kalurahan Parangtritis yang dipimpin langsung juga oleh Lurah Parangtritis dan didampingi oleh Babhinsa dan Babhinkantibmas Parangtritis. Pembagian tugas disampaikan berdasarkan kemampuan yang sudah disiapkan oleh relawan dari FPRB Paris Tangguh. Beberapa hal yang disampaikan diantaranya untuk tetap berhati-hati dalam penanganan masalah Covid-19, siap dalam segala medan dan tentunya sebagai relawan harus ikhlas.

Setelah apel dilakukan, kegiatan langsung diserahkan oleh ketua FPRB Paris Tangguh selaku relawan penanganan Covid-19 Kalurahan Parangtritis. Beberapa anggota relawan langsung bersiap di tempat penurunan jenazah. Anggota lain menyiapkan perlengkapan untuk dekontaminasi dan anggota lainnya bersiap untuk membantu di pemakaman. Sesuai arahan dari ketua FPRB Paris Tangguh, relawan langsung bergegas menyiapkan diri sambil menunggu datangnya jenazah dari RS Sardjito Yogyakarta. Kurang lebih pukul 10.00 WIB, jenazah tiba ditempat yang telah disediakan dan langsung disambut dan ditangani oleh tim satuan tugas penanganan Covid-19 Kalurahan Parangtritis sesuai protokol kesehatan. Pemakaman pun dilakukan secara tertib dan lancar sesuai arahan dari ketua FPRB Paris Tangguh dan pengawasan dari Babhinsa dan Babhinkamtibmas untuk tetap memberikan penegasan menjaga jarak supaya warga yang datang untuk takziah tidak ikut mendekat secara langsung dalam pemakaman demi keamanan dan jauh dari resiko tertularnya virus. Setelah selesai dilakukannya pemakaman, warga diijinkan untuk mendekat dan membantu serta memberikan doa untuk almarhumah terpapar (nyai Sumarni). 

Selesai pemakaman, relawan melakukan dekontaminasi di tempat Jagabaya Kalurahan Parangtritis yang dilanjutkan dengan istirahat. Pada waktu itu juga, ada warga Kretek yang memberikan laporan kepada Jagabaya beserta relawan yang bertugas tentang adanya warga yang meninggal dunia juga dikarenakan terpapar Covid-19 atas nama kyai H. Miswari. Tanpa berpikir panjang, relawan langsung siap untuk melakukan penanganan dalam pemakaman tersebut sesuai dengan perintah Lurah Parangtritis selaku ketua Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kalurahan Parangtritis yang langsung disampaikan kepada Jagabaya. Hal tersebut juga langsung ditanggapi oleh Karjana, SH selaku perwakilan dari Tim, untuk melakukan giat tersebut sesuai dengan protokol kesehatan dan menunggu datangnya jenazah dari RS PKU Muhammadiyah Bantul. Para relawan yang telah berkumpul tersebut langsung diberikan waktu untuk istirahat di rumah masing-masing sambil menunggu informasi terbaru mengenai datangnya jenazah. Informasi terbaru kedatangan jenazah disampaikan oleh Suroso selaku ketua FPRB Paris Tangguh yang berkoordinasi dengan Karjana SH, yaitu pukul 17.00 WIB dan relawan pun dikondisikan untuk berkumpul dan melakukan persiapan pada waktu habis sholat Ashar di kantor balai Kalurahan Parangtritis. Setiba jenazah di tempat yang telah dipersiapkan, tim beserta relawan yang bertugas langsung melakukan evakuasi dan bergegas untuk melakukan pemakaman warga yang terpapar Covid-19 tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar sampai dengan selesai. Berhubung lokasi pemakaman tidak jauh dari rumah Jagabaya, maka dekontaminasi pun dilakukan ditempat yang sama seperti halnya pada saat pemakaman yang pertama yaitu dihalaman rumah Jagabaya. Kegiatan pun dilanjutkan dengan evaluasi yang dipimpin oleh Karjana SH dan tidak ada kendala ataupun permasalahan yang dihadapi pada saat pemakaman jenazah warga yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

 

#nng

 

Komentar atas Pemakaman Warga Meninggal Dunia Terpapar Covid di Kalurahan Parangtritis

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License